Jurnal merupakan kutipan dari laporan yang terdapat point-point penting dari laporan. Ada berbagai macam jurnal ilmiah yang mencakup semua bidang ilmu, baik ilmu sosial maupun ilmu pengetahuan alam.
Di dalam jurnal, terdapat jurnal cetak yang mempunyai ISSN cetak, dan jurnal ini ditulis oleh beberapa penulis dan disebarkan melalui hasil cetak. Jurnal cetak juga di akreditasi dengan melampirkan nama-nama mitra bebestari dan bukti-bukti pemeriksaan jurnal dan aturan akreditasi yang ditetapkan oleh Dikti (Pendidikan Tinggi). Tetapi pada April 2016, akreditasi jurnal cetak mulai ditiadakan dan diganti dengan jurnal online (e-journal) yang mempunyai ISSN yang berbeda dengan jurnal cetak. atau e-ISSN.
Jurnal elektronik mempunyai 2 pemahaman.
1. Jurnal online atau jurnal elektronik adalah jurnal yang dapat diakses secara online dan biasanya ditempatkan pada website jurnal atau institusi.
2. Dan jurnal ini berfokus pada hasil yang di online kan dan juga memiliki mitra bebestari melalui e-mail dan proses keputusan apakah jurnal tersebut dapat diterima, diperbaiki atau ditolak sesuai dengan sistem yang digunakan.
Ada 3 peran yang ada untuk keberlangsungan jurnal
1.
Pengelola jurnal berperan sebagai jurnal manager dan bertanggung jawab terhadap
pengaturan dan pengelolaan jurnal ilmiah secara keseluruhan. Penerbitan jurnal
ilmiah sangant penting untuk mempublikasikan hasil penelitian kepada komunitas
peneliti pada bidangnya diseluruh dunia. Semakin banyak pembaca, maka sitasi
atas artikel yang dihasilkan dalam jurnal ilmiah akan semakin tinggi.
2. Penerbitan jurnal online ataupun cetak memerlukan waktu panjang dalam proses
penyuntingan, penelaahan dan paling utama adalah mahal nya biaya jurnal
tersebut dari sisi tata kelola (manajemen) sehingga jurnal yang diterbitkan
sesuai dengan standar penerbitan jurnal secara online baik nasionla maupun
internasional.
3. Manajemen jurnal atau tata kelola jurnal
harus mengelola serius dan professional sehingga karya tulis ilmiah para
peneliti semakin berkualitas.
Bagaimanakah cara mendaftar atau submit artikel untuk di publikasikan?
Author mendaftar akun dan menyerahkan/mensubmit
artikel untuk dipublish
- Author dapat memoniitor, proses submit artikelnya,
dari mulai file, review, revisi dan resubmit lagi
- Editor cek artikel masuk, mereview, bisa juga
mengundang/memilih seorang reviewer untuk mereview
- Editor menerima hasil rekomendasi dari reviewer,
jika ok bisa bisa lanjut, jika tidak atau ada yang perlu ditambahkan
kembalikan lagi ke author untuk di resubmit
- Editor melakukan submission editing dari mulai
copyedit, format layout gallerys, profread
- Editor buat issue (istilah mudahnya buat setelan
volume jurnal, untuk edisi dan tahunnya), dan mengorganisasi daftar konten
- Editor merekam semua proses penerimaan artikel dari
artikel masuk sampai artikel layak publish
- Jika semua siap maka editor dapat langsung
melakukan proses publish dengan memilih issue dan tanggal terbit
- Setelah jurnal terpublish, kita dapat
mendaftarkannya ke situs pengindex seperti OAI search engines, Google
Scholar, Scopus, dsb.
Apakah peran yang tersedia di OJS dan apa fungsinya?
Ada 5 peran yang tersedia di OJS dan kami sebutkan fungsi dari masing-masing peran.
1. Journal Manager : Mengatur jurnal dan
peran editorial staf (juga dapat berfungsi sebagai Editor dan peran lainnya
juga).
2. Editor : Editor mengawasi proses
editorial, Editor juga sering berperan sebagai Editor Bagian dalam mengawasi
penyerahan yang diterima melalui tahap Pengeditan di proses editorial. Editor
juga bisa membuat dan mengatur terbitan jurnal, dan mengirimkan notifikasi kepada
pengguna tentang terbitan baru.
Section Editor: adalah editor Bagian biasanya mengatur penyerahan review dan pengeditan jurnal yang
diterima. Tergantung pada kebijakan jurnal, bagaimana pun, Editor Bagian yang
pada mulanya ditugaskan untuk penyerahan oleh Editor mungkin diminta hanya
mengecek penyerahan melalui tahap Tinjauan, setelah itu diambil alih oleh
Editor jika penyerahan diterima (dalam peran Editor Bagian). Editor mengirimkan
permintaan ke Editor Bagian untuk melihat/ mengecek penyerahan melalui proses
editorial.
Copy editor: adalah editor yang bertugas mengedit tata bahasa dan kejelasan artikel yang masuk,
bekerja dengan penulis untuk memastikan semua benar, sesuai dengan bibliografi
jurnal dan gaya tekstual, dan memproduksi salinan yang sudah diedit kepada
Editor Layout untuk diubah ke galley dalam format terbitan jurnal.
Editor Layout: adalah editor yang mengubah
penyerahan versi copyedit ke dalam galley dalam HTML, PDF, PS, dll., sesuai
dengan format file yang dipilih jurnal untuk digunakan dalam penerbitan
elektronik. Sistem ini tidak menyediakan software untuk mengkoversi dokumen
yang diproses melalui word ke http://jurnal.fkip.uns.ac.id Page 3 format
galley, jadi Editor Layout harus merubah sendiri artikel ke format PDF atau
HTML dengan bantuan software tersendiri.
3. Proofreader : Proofreader membaca galley dalam format terbitan jurnal yang
bermacam-macam (begitu juga dengan penulis). Proofreader (dan penulis) mencatat
tipografi dan kesalahan format untuk diperbaiki Editor Layout.
4. Reviewer : Reviewer dipilih oleh Editor Bagian untuk mereview penyerahan.
Reviewer diminta untuk menyerahkan review ke web site jurnal (meskipun beberapa
jurnal memilih kebijakan review email) dan bisa untuk mengunggah lampiran untuk
digunakan Editor dan Penulis.
5. Penulis : Penulis bisa mendaftarkan dan mengumpulkan bagian/ item ke jurnal
secara langsung melalui website jurnal. Penulis diminta untuk mengunggah
bagian/ item itu dan menyediakan metadata atau mengindeks informasi dalam
bagian/ item. (Metadata meningkatkan kapasitas pencarian untuk riset online dan
untuk jurnal ini). Penulis dapat mengunggah File Tambahan, dalam bentuk set
data, instrumen riset, atu teks sumber yang akan memperkaya bagian/ item itu.
Prasyarat ketika
pengelola jurnal ingin mendaftarkan ke arjuna
Memiliki ISSN baik dalam versi elektronik
(e-ISSN) dan atau cetak (p-ISSN) bila terbitan terbit dalam dua versi.
2 Mencantumkan
persyaratan etika publikasi (publication ethics statement) dalam laman website
jurnal.
3 Terbitan
berkala ilmiah harus bersifat ilmiah, artinya memuat artikel yang secara nyata
mengandung data dan informasi yang memajukan pengetahuan, ilmu, dan teknologi
serta seni.
4 Terbitan
berkala ilmiah telah terbit paling sedikit 2 tahun berurutan, terhitung mundur
mulai tanggal atau bulan pengajuan akreditasi.
5 Frekuensi
penerbitan berkala ilmiah paling sedikit 2 kali dalam satu tahun secara
teratur.
Jumlah artikel setiap terbit sekurang-kurangnya 5 artikel.
Jumlah artikel setiap terbit sekurang-kurangnya 5 artikel.
6 Tercantum
dalam salah satu lembaga pengindeks nasional (Indonesian Scientific Journal
Database (ISJD), Portal Garuda, Pustaka Iptek dan/atau yang setara).
Sumber: Pedoman Akreditasi tahun 2014
Sumber: Pedoman Akreditasi tahun 2014
Prasyarat ketika pengelola jurnal ingin mendaftarkan ke DOAJ
·
Basic Journal
Information
·
Quality and
Transparency of the Editorial Process
·
How Open is the
Journal?
·
Content Licensing
·
Copyright and
Permissions
·
The qualifiers for
the DOAJ Seal
·
Contact Name
Adapun hal-hal yang secara umum
perlu disiapkan oleh jurnal sebelum mendaftarkan jurnalnya ke indeksasi DOAJ
yakni:
1. Kontak Person
2. P-ISSN dan E-ISSN
3. Author Fees/ Payments (Langkahnya Journal
Manager-Payments-Centang General Option-Centang Author Fees)
4. Editorial Board/ Team
5. Statement Policy Review/ Kebijakan Review (Doble Blind
peer Review, Single peer Blind Review dll)
6. Aims dan Scope Jurnal
7. Author Guidelines
8. Screening Plagiarism
9. Statement Open access Jurnal
11. Statement Copyright and Permissions
Komponen tersebut setidaknya ditampilkan di Top
Menu dan atau Sidebar Menu, agar url/link nya dapat
disampaikan ketika daftar indeksasi DOAJ.
No comments:
Post a Comment